Kemendagri Cetak Lagi Blanko e-KTP, Chip Dipesan dari Luar Negeri

Kemendagri Cetak Lagi Blanko e-KTP, Chip Dipesan dari Luar Negeri

b3e51b49-1f25-4181-a65f-6c57ba18c18e_169Banda Aceh – Proses perekaman dan pencetakan e-KTP masih berlangsung untuk beberapa daerah yang belum selesai. Namun Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengabarkan bahwa blanko e-KTP untuk persediaan di pusat sudah habis.
Kemendagri perlu mencetak lagi blanko e-KTP itu untuk memenuhi ketersediaan di kabupaten/kota yang belum selesai prosesnya. Namun untuk chip e-KTP perlu dipesan dari luar negeri.
“Yang sudah habis adalah blanko di pusat karena sudah didistribusikan semua ke daerah. Saat ini di dinas dukcapil kabupaten kota memang sudah ada yang habis, ada yang tinggal sedikit dan masih ada yang masih punya banyak blanko,” ucap Mendagri Tjahjo Kumolo dalam keterangannya, Rabu (19/10/2016).
Tjahjo berdasarkan laporan Dirjen Dukcapil, mengatakan total blanko yang masih beredar di daerah yaitu sebanyak 2.963.477 lembar. Kondisinya berbeda-beda tiap daerah.
“Saat ini di pusat sedang proses lelang diharapkan pertengahan November, blanko di pusat sudah tersedia kembali dan segera didistribusikan,” ujarnya.
Menurut Tjahjo, proses pencetakan blanko e-KTP tidak bisa cepat, karena harus menggunakan chip di dalamnya. Sementara di Indonesia sampai sekarang belum ada perusahaan yang bisa memproses atau mencetak blanko dengan chip itu.
Karena itu perlu memesan chip dari luar negeri dan nanti proses pencetakan blanko e-KTP dilakukan oleh pemenang lelang di Indonesia. “(chipnya) Masih dicetak di luar negeri,” ucap Tjahjo.
Sebelumnya Tjahjo mengatakan dari 254 juta penduduk yang wajib mempunyai KTP, seharusnya sudah mendekati 183 juta penduduk yang ber-KTP. Pada awal 2016, masih ada lebih kurang 22 juta penduduk belum merekam data. Kini angkanya sudah mulai menyusut.
“Per hari ini dari 22 juta sudah menyusut tinggal lebih kurang 9 juta penduduk yang belum merekam data dengan baik. Kita harapkan paling lambat pertengahan tahun depan yang 9 juta ini sudah rekam datanya,” kata Tjahjo pada acara ‘Rapat Koordinasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2016’ di Hotel Inna Garuda, Jl Malioboro, Yogyakarta, Rabu (12/10/2016) malam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *