9 Juta Orang Belum Rekam e-KTP, Blanko yang Kurang Masih Dicetak

9 Juta Orang Belum Rekam e-KTP, Blanko yang Kurang Masih Dicetak

7f22b866-8e07-43a1-a220-5f8ff3e94d37_169Banda Aceh– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan kesadaran masyarakat untuk merekam KTP elektronik (e-KTP) sudah meningkat. Namun masih ada sekitar 9 juta orang yang belum merekam.

“Sekarang ini kita kekurangan 8 juta keping e-KTP, dari kemarin ada 22 juta. Sekarang sudah banyak yang datang merekam. Ini bagus. Mudah-mudahan pertengahan tahun depan sudah masuk data pemilih yang nanti akan berkesinambungan baik yang meninggal, maupun yang usia dewasa untuk persiapan Pilkada 2018 dan Pileg dan Pilpres 2019, yang UUnya mensyaratkan punya e-KTP,” kata Tjahjo di Kantor Satf Presiden (KSP), Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).

Tjahjo menuturkan Kemendagri perlu mencetak lagi blanko e-KTP untuk memenuhi ketersediaan di kabupaten/kota yang belum selesai prosesnya perekamannya. Namun untuk chip e-KTP perlu dipesan dari luar negeri.

“Kenapa terhambat? Karena cetak e-KTP itu di luar negeri. Jadi tidak bisa dikebut seperti ada di dalam negeri. Tapi bertahap bisa,” katanya.

“Mudah-mudahan pertengahan tahun depan yang sisa masih 9 juta ini mudah-mudahan bisa tercapai, itu pun juga partisipasi masyarakat mau datang loh ya. Kalau tidak jangan salahkan kami. Kami ini di daerah terpencil termasuk kota besar yang wali kotanya aktif seperti Surabaya, bikin pasukan motor, door to door,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *